Google+ Followers

Wednesday, March 30, 2016

SETAPAK JALAN MENUJUMU

SETAPAK JALAN MENUJUMU

Langit terkadang mempemainkan
Disaat bahagia, ia memberikan mendung
Disaat sedih, ia memberikan cahaya
Kita hanya bisa menikmati
Seperti sungai
Bukan airnya, tetapi alurnya

Aku melihat langit berawan hitam kelam
Dengan sambaran petir yang menggila
Aku tidak takut
Petir itu berbau rumah sakit berbaju putih ?
Aku tidak takut !!
Petir itu anak berdasi ?
Aku tidak takut !!
Petir itu lebih garang
Lebih tebal
Lebih dari petir mana pun
Aku tidak takut

Aku tidak takut kehilangamu dinda
Aku hanya takut kehilangan cintamu

Darah ini
Tulang ini
Raga ini
Nyawa ini
Untukmu

Meski tak terhitung ronde pertarungan kita
Tetap terbaik, tak ada yang berubah
Langit tetap bisa membiru
Malam tak selamanya gelap

Aku menujumu tanpa ragu
Aku menujumu tanpa mundur
Aku menujumu dengan keyakinan
Aku menujumu dengan kekuatan

Untuk selalu mencintaimu
Dalam keadaan apapun